<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gievalix's Weblog</title>
	<atom:link href="http://gievalix.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gievalix.wordpress.com</link>
	<description>Belajar Tiada Akhir</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Feb 2008 01:11:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gievalix.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gievalix's Weblog</title>
		<link>http://gievalix.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gievalix.wordpress.com/osd.xml" title="Gievalix&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gievalix.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>1% Bakat, 99% Kerja Keras</title>
		<link>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/21/1-bakat-99-kerja-keras/</link>
		<comments>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/21/1-bakat-99-kerja-keras/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 09:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gievalix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gievalix.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin di antara kita ada yang pernah mendengar kata-kata motivasi seperti judul di atas. Itu merupakan sebuah motivasi yang bisa menghindarkan kita dari sifat mudah menyerah. Membuat jiwa yang pantang menyerah dan akan terus berusaha sampai mendapatkan apa yang diinginkan, tetapi dalam konteks yang positif. Banyak di antara kita jika mengalami kegagalan langsung merasa down [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=25&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin di antara kita ada yang pernah mendengar kata-kata motivasi seperti judul di atas. Itu merupakan sebuah motivasi yang bisa menghindarkan kita dari sifat mudah menyerah. Membuat jiwa yang pantang menyerah dan akan terus berusaha sampai mendapatkan apa yang diinginkan, tetapi dalam konteks yang positif.<span id="more-25"></span></p>
<p>Banyak di antara kita jika mengalami kegagalan langsung merasa <i>down</i> atau menyerah. Faktor utama penyebabnya adalah merasa diri sendiri tidak memiliki bakat.</p>
<p>Marilah kita cermati para siswa yang duduk di bangku sekolah. Pelajaran yang menjadi momok bagi mereka adalah matematika. Mereka mengalami banyak masalah dalam hal pelajaran ini. Jika kita tanya mengapa nilai mereka selalu jelek, mereka mungkin akan menjawab bahwa pelajaran Matematika adalah pelajaran yang paling sulit, susah dihapal atau dimengerti. Tetapi jika kita cermati lebih jauh, mereka akan bilang bahwa orang yang jago matematika adalah orang yang berbakat, sehingga mereka pikir, belajar atau tidak, tetap tidak akan tidak bisa.</p>
<p>Rasa tidak memiliki bakat inilah racun yang paling ganas yang menggerogoti manusia agar tidak dapat meraih kesuksesan. Bahkan mungkin istilah bakat hanya digunakan sebagai alasan saja untuk menyerah.</p>
<p>Thomas Alfa Edison sang raja penemu pernah mengungkapkan bahwa <b>untuk meraih sukses dibutuhkan 1% bakat dan 99% kerja keras</b>. Siapakah yang tidak mengenal Edison yang pernah menemukan lampu bohlam. Beliau menemukan penemuan besar ini dengan perjuangan yang keras. Bahkan ada yang bilang bahwa Beliau harus mengalami kegagalan sampai 99 kali, dan akhirnya sukses di percobaan yang ke-100. Apakah bohlam lampu ditemukan oleh Beliau karena kejeniusannya? Mungkin iya. Tetapi yang jelas tanpa kerja kerasnya sehingga harus mencoba sampai ratusan, niscaya bohlam lampu tidak akan bersinar.</p>
<p>Jadi, jika orang lain bisa, kita pasti bisa. Tinggal kita menjalankan rumus : 1% bakat dan 99% kerja keras. Jika sudah melakukan itu, selanjutnya tinggal berdoa dan tawakkal.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gievalix.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gievalix.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gievalix.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gievalix.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=25&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/21/1-bakat-99-kerja-keras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/242ab374cc3bac8ec1e31eb6a69ba771?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">gievalix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Filosofi Air</title>
		<link>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/filosofi-air/</link>
		<comments>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/filosofi-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 09:28:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gievalix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gievalix.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda pernah membaca biografi Matsushita (pendiri perusahaan besar Panasonic), maka anda akan tahu bahwa beliau memiliki prinsip hidup bagaikan air yang mengalir. Bisa memberi manfaat kepada banyak orang tanpa pandang bulu. Tidak kaku seperti kayu, tetapi luwes mengikuti arah tujuan. Memiliki tujuan yang pasti, yaitu laut. Dari manapun datangnya air akhirnya ujung-ujungnya kelaut. Meskipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=24&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda pernah membaca biografi Matsushita (pendiri perusahaan besar Panasonic), maka anda akan tahu bahwa beliau memiliki prinsip hidup bagaikan air yang mengalir. Bisa memberi manfaat kepada banyak orang tanpa pandang bulu. Tidak kaku seperti kayu, tetapi luwes mengikuti arah tujuan. Memiliki tujuan yang pasti, yaitu laut. Dari manapun datangnya air akhirnya ujung-ujungnya kelaut. Meskipun terhambat oleh bebatuan, pepohonan, tanah ataupun halangan lain, air tetap akan mencoba mengalir, menembus tanah untuk meneruskan perjalananya menuju laut. Air tidak pernah mogok kerja karena harus terbentur banyak masalah. Ia tetap akan terus mencoba mencari jalan meskipun berliku-liku untuk mengejar tujuannya.<span id="more-24"></span></p>
<p>Dengan filosofi inilah Matsushita menjalankan hidup dan bisnisnya. Dan kita bisa melihat bisnis yang dibangunnya menjadi bisnis papan atas. Salah satu perusahaan dunia yang terbesar. Beliau sangat memperhatikan karyawannya, bahkan disaat krisis di perusahaannya di waktu perang dunia ke 2, beliau tidak mau memecatnya. Beliau tidak takut bangkrut gara-gara membayar sebegitu banyak gaji karyawannya. Beliau tetap optimis jika kita banyak memberi manfaat bagi orang lain, hidup kita akan berkah. Hal ini terbukti saat Matsushita dituduh oleh pemerintah Amerika Serikat dalam pembiayaan tentara Jepang melawan Amerika. Saat itulah seluruh karyawan Matsushita membela beliau, sehingga beliau bisa lepas dari dakwaan tersebut.</p>
<p>Jika kita cermati lebih dalam, ternyata agar kita sukses kita juga bisa meniru filosofi air. Lihatlah tetesan air di atas batu karang. Menetes satu persatu di batu karang. Dan makin lama, batu karang yang terkenal kuat akhirnya bisa terkikis oleh air yang sangat lembut.  Disini kita bisa mengambil 2 pelajaran penting dari kejadian ini :</p>
<p>1. Fokus</p>
<p>Tetesan air yang tertuju disatu titik, akan lebih cepat mengikis batu karang dibandingkan tetesan yang berpindah-pindah tempat. Begitu pula kita yang ingin sukses dalam kehidupan ini. Ingatlah untuk selalu fokus disatu tujuan, sehingga seberapa susahnya tujuan yang ingin kita raih, akhirnya dengan fokus, kita bisa menggapainya.</p>
<p>2. Ulet dan Pantang Menyerah</p>
<p>Jika kita amati kembali, selain fokus, air juga menetes terus menerus tanpa mengenal lelah. Jika ia hanya menetes sekali dua kali, akan sangat tidak mungkin dapat membuat batu karang itu terkikis. Air harus selalu menetes terus menerus tanpa berhenti. Disini ada pelajaran penting, yaitu seberapapun besar masalah yang kita hadapi, jika kita bisa fokus dan ulet untuk mengupasnya, niscaya akan terpecahkan juga masalah tersebut.  Kita sering bertemu dengan orang yang ingin bisa dalam hal tertentu. Mereka mencoba belajar, tetapi setelah bertemu masalah mereka menyerah. Jika mereka mencoba belajar sampai ke 99 kali dan akhirnya menyerah, maka mereka tidak akan dapat mempelajari ilmu itu. Padahal jika sekali lagi ia belajar, barangkali di usaha yang ke 100 kali itulah permasalahan yang dihadapi akan terpecahkan. Jadi janganlah pernah menyerah untuk memcahkan.</p>
<p>Semoga Sukses Selalu</p>
<p>Salam</p>
<p>Gievalix</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gievalix.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gievalix.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gievalix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gievalix.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=24&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/filosofi-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/242ab374cc3bac8ec1e31eb6a69ba771?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">gievalix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Anda Ingin Didengarkan, Maka Dengarkanlah Orang Lain</title>
		<link>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/jika-anda-ingin-didengarkan-maka-dengarkanlah-orang-lain/</link>
		<comments>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/jika-anda-ingin-didengarkan-maka-dengarkanlah-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 08:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gievalix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gievalix.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Rata-rata diantara kita pasti sering bertemu dengan orang yang selalu ingin tampil menonjol dalam hal berbicara. Dia ingin selalu didengarkan dan dianggap paling pintar. Dia pikir dengan banyak bicara akan menunjukkan bahwa pengetahuannya sangat luas. Dia lupa bahwa semakin banyak berbicara, akan semakin banyak kesalahan dan kebodohan yang terlihat. Jika orang-orang seperti ini mengadakan diskusi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=23&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rata-rata diantara kita pasti sering bertemu dengan orang yang selalu ingin tampil menonjol dalam hal berbicara. Dia ingin selalu didengarkan dan dianggap paling pintar. Dia pikir dengan banyak bicara akan menunjukkan bahwa pengetahuannya sangat luas. Dia lupa bahwa semakin banyak berbicara, akan semakin banyak kesalahan dan kebodohan yang terlihat.<span id="more-23"></span></p>
<p>Jika orang-orang seperti ini mengadakan diskusi, akan menyita waktu yang cukup lama karena mereka kategori orang yang tidak mau mengalah. Bahkan jika suasana mulai memanas, masing-masing pihak akan saling mengecam hanya sekedar untuk mempertahankan pendapatnya masing-masing. Jika sudah seperti ini sulit diharapkan untuk memecahkan persoalan.</p>
<p>Padahal jika kita ingin diskusi dengan bagus, kita bisa memulai dari diri kita. Cobalah untuk menghargai pendapat orang lain. Diam dan mendengarkan lawan bicara akan sangat membantu pemecahan masalah yang didiskusikan. Dengan diam, kita bisa mempelajari pendapat lawan bicara. Kita bisa cermati, analisis dan melihat sisi benar dan salahnya pendapat dia. Jika ada benarnya kita bisa menggabungkan dengan pendapat kita. Dan jika salah, kita bisa bersama-sama menganalisis kesalahan itu bersama dia. Jika suasana seperti ini terjadi, maka tidak akan susah untuk menyelesaikan masalah dengan diskusi. Bahkan saat kita berbicara, dia juga akan ikut mendengarkan sebagai penghargaan atas apa yang kita lakukan terhadapnya.</p>
<p>Sebaliknya saat orang lain bicara , dan kita tidak memperhatikan apa yang dibicarakannya, bahkan dengan tergesa-gesa sekali kita ikut bicara, maka orang tersebut akan merasa tersinggung dan akan membalas omongan kita dengan omongan yang bisa-bisa membuat kita jadi sakit hati. Jika kondisi ini terjadi, bukan masalah yang dibicarakan selesai, bahkan akan timbul masalah baru yaitu keretakan hubungan.</p>
<p>Untuk itu, jika kita ingin apa yang kita omongkan didengar oleh orang lain, maka lebih baik jika memulai untuk mendengarkan omongan orang lain.</p>
<p>Salam</p>
<p>Gievalix</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gievalix.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gievalix.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gievalix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gievalix.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gievalix.wordpress.com&amp;blog=1709411&amp;post=23&amp;subd=gievalix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gievalix.wordpress.com/2008/02/19/jika-anda-ingin-didengarkan-maka-dengarkanlah-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/242ab374cc3bac8ec1e31eb6a69ba771?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">gievalix</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
